Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK Apresiasi Kiprah Perdibrofi

Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK Apresiasi Kiprah Perdibrofi

Sleman, Ditjen Vokasi PKPLK - Industri broadcasting dan film di Indonesia terus berkembang dan membutuhkan banyak talenta-talenta di dalamnya. Keberadaan Perkumpulan Pendidik Broadcasting dan Film Indonesia (Perdibrofi) dinilai relevan dengan perkembangan zaman.


Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, saat beraudiensi dengan perwakilan dari Perdibrofi di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya (BBPPMPV Senbud), Sleman, D.I. Yogyakarta, Sabtu (29-11-2025). 


Dalam audiensi yang juga dihadiri oleh Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya, Masrukhan Budiyanto, Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Perdibrofi sebagai organisasi yang menghimpun para pendidik di bidang broadcasting dan film. 


“Kami melihat program-program Perdibrofi dinilai relevan dengan kebutuhan zaman,” kata Dirjen Tatang.


Pertemuan membahas penguatan program pendidikan di bidang broadcasting dan film, serta pelaporan kegiatan Perdibrofi pada Public Presentation JAFF #20. 


Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya juga mengungkapkan rasa bangganya karena Perdibrofi tumbuh dari lingkungan balai tersebut. Ia menyampaikan rencana pembangunan Studio Broadcasting dan Perfilman yang akan menjadi pusat kegiatan sekaligus Sekretariat Perdibrofi di D.I. Yogyakarta. 


Selain itu, BBPPMPV Seni dan Budaya juga menyiapkan Laboratorium Editing Audio Visual yang diperuntukkan bagi pelatihan kompetensi dasar editing untuk para guru dan tenaga pendidik. 


Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan industri kreatif dalam mencetak generasi muda yang kompeten di bidang penyiaran dan perfilman, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. 


Sebagai informasi Perdibrofi merupakan organisasi profesional yang berdiri pada 2023 dan beranggotakan pendidik dari sekitar 200 SMK Program Keahlian Broadcasting dan Perfilman di seluruh Indonesia. Organisasi ini mendorong peningkatan kompetensi guru serta penguatan ekosistem pendidikan vokasi di bidang penyiaran dan film. (Nan/NA/AS)