Lebih Terjangkau, SMK YPM 8 Sidoarjo Konsisten Kembangkan Produk CNC dan Mobil Trainer

Lebih Terjangkau, SMK YPM 8 Sidoarjo Konsisten Kembangkan Produk CNC dan Mobil Trainer

Sidoarjo, Ditjen Vokasi PKPLK – Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju, sarana prasarana pendidikan pun dituntut untuk bisa menyesuaikan perkembangan teknologi yang modern. 


Alat praktik menjadi sarana penting yang dibutuhkan oleh murid SMK untuk memaksimalkan kompetensinya. Dengan kemampuan yang maksimal ini diharapkan akan memudahkan murid untuk mendapatkan peluang karier yang diinginkan. Mesin CNC dan mobil trainer menjadi dua alat praktik penting bagi murid SMK bidang teknik. Akan tetapi, karena dua alat ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi banyak sekolah yang belum mampu menghadirkan alat ini di sekolahnya. 


Melihat kondisi tersebut, SMK YPM 8 Sidoarjo, Jawa Timur, pun mengambil peran dengan mengembangkan produk teaching factory (tefa) berupa mesin CNC Milling TU SYS-8 4025 dan trainer mobil listrik. Mulai dari perancangan hingga proses produksi, murid dilibatkan dengan didampingi oleh guru dan mitra industri. Setiap tahapan para murid mendapatkan tugas yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Selanjutnya, mitra industri memastikan bahwa prosedur kerja dan uji coba produk sebelum dinyatakan layak untuk dikirim kepada pemesan. Untuk proses pembuatannya sendiri dibutuhkan waktu sekitar satu bulan. 


Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo, Kisyanto, menyampaikan bahwa harga kedua alat tersebut jika dipasaran bisa mencapai ratusan juta sedangkan SMK YPM 8 Sidoarjo dengan kualitas yang bisa diadu mampu menghadirkan alat tersebut dengan harga 40% yang lebih murah. Harga per unit mesin CNC dibanderol sekitar 130 juta dan trainer mobil listrik berada di angka 65 juta. 


“Kami bekerja sama dengan mitra industri untuk menghadirkan yang benar-benar berkualitas. Kalau bicara harga di kami ini terbilang murah. Cuma untuk saat ini kami masih terkendala di hak cipta saat ini kami masih mengupayakan,” ucap Kisyanto. 

Sasaran utama dari produk tersebut adalah SMK di wilayah Provinsi Jawa Timur sedangkan produk lain seperti sparepart mesin, aksesoris, alat pengaman elektronik, SMK YPM 8 Sidoarjo melayani pesanan dari mitra industri. (Aya/NA/AS)