Meriahnya Energizing Harmoni Teaching Factory Orchestra Concert SMKN 2 Kasihan
Yogyakarta, Ditjen Diksi PKPLK - SMK Negeri 2 Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Energizing Harmoni Teaching Factory Orchestra Concert di Laboratorium Seni, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada 5 Desember 2025. Acara yang menampilkan kolaborasi antara murid, alumni, guru dan mitra industri ini menjadi puncak implementasi program Teaching Factory (Tefa) skema kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kompetensi lulusan SMK melalui pendekatan berbasis produksi.
Di bawah arahan konduktor Elek Shinta Meilina Agus, orkestra menampilkan karya original murid dan alumni SMKN 2 Kasihan, seperti Alfa Bintang (seorang komposer muda yang pernah mengiringi Andien), Fortunata Yvonia Fidelma (pencipta lagu Candramaya), Audrey Zhaninbita Nareswari (pencipta lagu Elok Indonesiaku) Ignatius Noven Alvaro Willian, dan Abner Wiradinata.
Seluruh penyelenggaraan pertunjukan ini dikelola oleh murid dengan bimbingan guru dan industri, baik itu penampil sampai persiapan di balik panggungnya.
“Konser ini melaksanakan salah satu program Tefa Kolaborasi berupa eksibisi hasil pembelajaran Tefa di SMKN 2 Kasihan-SMM Yogyakarta, memberikan tantangan dan kesempatan bagi para murid yg berkarya dalam proses pembelajaran Tefa untuk dipergelarkan, menyampaikan secara lebih luas baik kepada pemerintah maupun masyarakat umum tentang karya2 dari SMKN 2 Kasihan-SMM, menjalin kerja sama yang lebih kuat antara SMKN 2 Kasihan-SMM Yogyakarta dengan mitra Dudi,” tutur Kepala SMKN 2 Kasihan, Turino.
Setelah sambutan dari Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Masrukhan Budiyanto, mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, pertunjukan diawali dengan alunan indah dari Theme Song Film Anggrek Bulan karya Tefa Kolaborasi SMKN 2 Kasihan dan Mitra Dudi. Menyusul berikutnya adalah penampilan lagu hasil workshop cipta lagu Jaga Indonesiaku dan Ekspresi Seni Indonesia.
Pertunjukan ini semakin meriah dengan penampilan alumni SMKN 2 Kasihan yang telah mendunia, Putri Ariani, finalis America’s Got Talent 2023.
“Sungguh senang saya bisa hadir disini bermain satu panggung dengan adik-adikku SMM Yogyakarta. Kangen belajar di sana lagi dengan Bapak Ibu guru yang menyenangkan,” ujar Putri Ariani sebelum membawakan lagu Crown.
Setelah penampilan Putri Ariani, suasana semakin hangat dengan penampilan mantan Ketua OSIS SMKN 2 Kasihan, Daru Indraya atau Ndarboy Genk, yang dikenal dengan lagu Mendung Tanpo Udan. Penonton dibuat bergoyang oleh Daru.
“Kalau bukan SMM yang ngajak kolaborasi saya tidak akan kesini. Ini saya baru datang dari konser di Suriname lansung datang kesini,” pungkas Daru.
Pertunjukan semakin hidup dengan penampilan penari latar dari SMKN 1 Kasihan. Ini sebagai wujud dari perpaduan seni musik klasik dan seni tradisi dalam satu panggung.
“Ini adalah kolaborasi yang luar biasa dari seni musik klasik dan seni tradisi Indonesia. Semoga hal yang demikian sering dilakukan sehingga bisa menyasar segmen generasi Z era sekarang,” ujar Agus Suranto, Kepala SMKN 1 Kasihan. (Dhoni/NA/AS)