Nikmatnya Kopi Lokal, Kopi 41 Jess Produksi SMKN 1 Turen Banyak Diburu Konsumen
Malang, Ditjen Dikmen Diksus – Tren mengonsumsi kopi di masyarakat kini sedang tinggi-tingginya. Aktivitas yang padat seperti ada yang kurang kalau tidak diimbangi dengan konsumsi kopi.
Tren ini tentu memberikan dampak positif, terutama petani-petani kopi tradisional karena dengan begitu hasil panennya bisa memiliki pasar yang jelas. Selain itu, dengan tingginya permintaan kopi juga memberi peluang bagi mereka yang memiliki modal untuk membuka kedai kopi. Inilah yang menjadi alasan banyaknya kedai-kedai kopi modern bermunculan.
SMKN 1 Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, turut memanfaatkan peluang tersebut dengan mengembangkan produk teaching factory (Tefa). Melalui program ini, sekolah menghasilkan produk kopi bermerek Kopi 41 Jess yang dibuat dari biji kopi robusta asal Dampit, salah satu kawasan dataran tinggi di Kabupaten Malang yang dikenal sebagai sentra penghasil kopi berkualitas.
Kepala SMKN 1 Turen, Suyitno, menyampaikan bahwa pihak sekolah mendukung pengembangan produk kopi yang diinisiasi oleh SMKN 1 Turen. Pengembangan produk tersebut tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi juga diperluas ke masyarakat. Upaya ini bertujuan untuk mendukung potensi lokal agar semakin dikenal secara luas dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi murid SMKN 1 Turen untuk memperoleh pengalaman praktik profesional di bidang food and beverage (FnB), sehingga mereka memiliki kompetensi yang lebih siap menghadapi dunia kerja.
“Teaching factory bukan sekadar tempat praktik, tetapi ruang belajar yang menghadirkan pengalaman kerja nyata. Melalui proses produksi yang mengikuti standar industri, peserta didik belajar membangun kompetensi teknis, karakter kerja, kreativitas, hingga jiwa kewirausahaan,” ucap Suyitno.
Popularitas Kopi 41 Jess terus meningkat setelah beberapa kali tampil dalam berbagai pameran dan kegiatan berskala nasional. Produk kopi lokal yang dihasilkan oleh murid SMKN 1 Turen ini berhasil menarik perhatian berkat kualitasnya yang baik. Berbagai apresiasi pun datang dari berbagai pihak sebagai bentuk pengakuan atas inovasi dan dedikasi para siswa dalam mengembangkan produk unggulan tersebut. (Aya/NA/AS)