Program PKK LKP Citra Antar 100 Persen Lulusan Berkarier di Luar Negeri
Cilacap, Ditjen Dikmen Diksus - Menjadi caregiver profesional tidak hanya memiliki peluang kerja di dalam negeri, tetapi juga sangat diminati di berbagai negara. Tingginya kebutuhan tenaga caregiver di luar negeri mendorong Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Citra menyelenggarakan pelatihan intensif melalui program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK). Program ini menjadi jalan bagi anak-anak putus sekolah untuk memperoleh keterampilan, meningkatkan kompetensi, dan membuka peluang berkarier secara profesional.
Keberhasilan program PKK LKP Citra tercermin dari hasil penelusuran lulusan (tracer study) yang menunjukkan bahwa 100 persen lulusan tahun 2025 telah memperoleh pekerjaan. Salah satu alumninya adalah Arita Nur Fatimah. Gadis yang pernah menjalani kehidupan di pesantren dan sempat putus sekolah itu kini bersiap mewujudkan mimpinya dengan bekerja sebagai caregiver di Negeri Sakura, Jepang.
“Saya tahu program ini dari teman dan langsung tertarik. Terlebih dengan kursus menjadi caregiver mengingatkan saya pernah mengurusi Ayah yang sedang sakit dahulu,” jelas Arita mengungkapkan alasannya ikut kursus.
Untungnya, Arita telah mengantongi ijazah kesetaraan Paket C sehingga memenuhi syarat untuk mengikuti program PKK. Meskipun telah berpengalaman merawat orang tua yang sakit, mengikuti pelatihan caregiver menjadi pengalaman baru baginya. Melalui program tersebut, ia mempelajari keterampilan dan standar pelayanan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang caregiver profesional.
“Belajar pemeriksaan kesehatan sampai dengan memandikan itu cukup menjadi tantangan bagi saya. Namun, setelah dijalani ternyata tak jadi masalah,” terangnya.
Berkat ketekunan dan semangat belajarnya, Arita berhasil lulus uji kompetensi setelah mengikuti pelatihan selama kurang lebih satu bulan. Setelah itu, ia melanjutkan dengan mengikuti kelas pemantapan bahasa Jepang sebagai bekal untuk bekerja di luar negeri.
“Setelah proses yang cukup panjang, saya dapat kerja di klinik geriatri di Okinawa Jepang dan akan terbang di bulan Agustus,” ujar Arita dengan excited.
Mimpi Arita untuk membanggakan keluarganya akhirnya terwujud. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia bercita-cita membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Kesempatan bekerja di Jepang menjadi langkah besar untuk mewujudkan impian tersebut. Melalui visa kerja yang telah dikantonginya, Arita akan memperoleh penghasilan sekitar Rp23 juta per bulan. Tak banyak pinta, di gaji pertamanya nanti, ia ingin menabung untuk keperluan masa depannya.
Keberhasilan Arita merupakan salah satu contoh nyata hasil pembinaan LKP Citra. Tingginya minat lulusan untuk berkarier di luar negeri mendorong Pemimpin LKP Citra, Siti Komaryatun, terus memperkuat kerja sama dengan berbagai industri, baik di dalam maupun luar negeri. Kemitraan tersebut mencakup penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja serta penyediaan akses penempatan kerja bagi para peserta didik, sehingga lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan peluang kerja yang lebih luas.
“Kebutuhan caregiver di luar negeri tinggi sekali. Oleh karena itu, kami persiapkan peserta memiliki kompetensi global sehingga saat berkarier mereka bisa beradaptasi dengan cepat,” ujar Siti. (Zia/NA/AS)