Berita Terbaru
|INFORMASI TERKINI DITJEN PENDIDIKAN VOKASIKesenjangan Kompetensi Dipersempit, Direktorat PKPLK Perkuat Kolaborasi SLB-Industri
Jakarta, Ditjen Dikmen Diksus - Kesenjangan kompetensi antara lulusan sekolah luar biasa (SLB) dan kebutuhan dunia kerja masih menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), terus mendorong penguatan kolaborasi dengan dunia industri. Salah satu upayanya dilakukan melalui pe
Dari Imajinasi Jadi Prestasi, Episode EMAS Dorong Murid SMK Berinovasi melalui STEAM
Jakarta, Ditjen Dikmen Diksus – Perkembangan teknologi dan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut dunia pendidikan, utamanya pendidikan kejuruan, untuk bisa membekali murid dengan keterampilan teknis dan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta mampu menghasilkan gagasan dan solusi yang inovatif. Ide kreatif dapat menjadi awal lahirnya sebuah karya. Namun, untuk mengubah imajinasi menjadi inovasi dan prestasi, diperlukan keberanian untuk mencoba, kemampuan memecahkan masalah, serta kemauan u
Kenali Perbedaan Matcha dan Green Tea dari Widyaiswara BBPPMPV Bispar
Depok, Ditjen Dikmen Diksus - Minuman kekinian semakin beragam dan terus bermunculan dengan berbagai pilihan rasa, termasuk minuman berbahan matcha dan green tea (sencha). Meskipun sama-sama menghasilkan warna hijau yang khas, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari bahan, proses pengolahan, hingga cita rasanya.Renny Trisnawati, Widyaiswara Kelompok Kerja Kuliner, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), menjelaskan bahwa
Kemendikdasmen melalui SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti untuk Murid
Jakarta, 10 September 2026 – Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON), salah satu dari tujuh pusat regional di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menggelar Konferensi Pers Pertemuan Dewan Pembina (Governing Board Meeting/GBM) ke-16 di Jakarta, Rabu (9/9). Pertemuan tahunan yang diikuti 11 anggota Dewan Pembina yang mewakili negara-negara anggota SEAMEO ini turut meluncurkan tiga policy bri
Mengenal SMK Konsentrasi Keahlian Mekanisasi Pertanian
Tegal, Ditjen Dikmen Diksus – Perkembangan teknologi yang begitu masif sangat dirasakan perubahannya di berbagai sektor, salah satunya sektor pertanian. Perkembangan ini tentu harus diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memadai agar teknologi yang serba canggih ini bisa dimanfaatkan dengan optimal untuk sektor pertanian. Sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan Konsentrasi Keahlian Mekanisasi Pertanian menjadi jawaban yang tepat untuk menyiapkan SDM kompeten di bidang mekanisasi p
Lewat Program PKK, LKP Technospot Percepat Transisi Digital di Wilayah Pesisir
Pangandaran, Ditjen Dikmen Diksus - Pangandaran, di pesisir selatan Pulau Jawa, dikenal luas sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan. Potensi tersebut perlu terus diperkuat, salah satunya melalui peningkatan keterampilan digital generasi muda agar mampu beradaptasi dan mengambil peluang di tengah perkembangan teknologi.Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) hadir sebagai jembatan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dan dibutuhkan dunia kerja, termasuk bagi a
1.487 Satuan Pendidikan di NTT Direvitalisasi pada 2026, Termasuk SD Negeri Mboeng
Jakarta, 9 September 2026 — Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat upaya pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk di wilayah NTT. Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan terus diidentifikasi, dipetakan berdasarkan tingkat kebutuhan, dan diprioritaskan agar mendapatkan penanganan, salah satunya SD Negeri Mboeng di Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Menteri Pendidikan Dasar dan Meneng

Cegah Stigma, Enam Langkah Membangun Pemahaman Anak tentang Disabilitas
Jakarta, Ditjen Dikmen Diksus - Membangun pemahaman yang utuh tentang disabilitas menjadi langkah penting untuk mengurangi stereotip tentang anak berkebutuhan khusus (ABK) di masyarakat. Upaya ini perlu dilakukan sedini mungkin sejak anak-anak sebab masa kanak-kanak merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai positif dan membangun pemahaman tentang keberagaman dan empati yang menjadi fondasi penting bagi sikap seseorang.Memahami disabilitas tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak yang