Ruang Belajar Aman dan Nyaman, SKB Manado Nikmati Manfaat Revitalisasi Satuan Pendidikan

Ruang Belajar Aman dan Nyaman, SKB Manado Nikmati Manfaat Revitalisasi Satuan Pendidikan

Manado, Ditjen Diksi PKPLK – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menunjukkan keterdampakan nyata di berbagai daerah, termasuk pada satuan pendidikan nonformal. Salah satu praktik baik pelaksanaan program ini terlihat di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Manado, di mana perbaikan sarana dan prasarana tidak hanya meningkatkan kualitas ruang belajar, tetapi juga mendorong semangat warga belajar serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.


Sebelum revitalisasi dilaksanakan, kondisi bangunan SKB Kota Manado menghadapi berbagai keterbatasan. Bangunan yang mengalami kerusakan, genangan air saat hujan, serta pintu dan jendela yang tidak lagi layak berdampak pada keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar.


Kepala SKB Kota Manado, Selfriatie Andrine, mengungkapkan perubahan yang dirasakan setelah program revitalisasi terlaksana.


“Kondisi bangunan sebelum program revitalisasi ini memang sangat-sangat rusak, dan ketika ada hujan itu tergenang air. Dari segi keamanan juga sering terjadi pencurian karena pintu dan jendelanya sudah rusak,” katanya. 


Revitalisasi di SKB Manado mencakup perbaikan dan pembangunan ruang belajar bersama, ruang administrasi, toilet, serta perpustakaan. Fasilitas yang kini lebih representatif menghadirkan suasana belajar yang lebih aman dan kondusif.


“Namun, dengan adanya program revitalisasi ini sangat luar biasa. Pengaruhnya sangat baik dan sekarang kami benar-benar bisa merasakan manfaatnya. Ke depan, anak-anak pasti akan lebih nyaman untuk belajar,” tambah Selfriatie.


Sebagai satuan pendidikan nonformal, SKB melayani warga belajar dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Fasilitas yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga motivasi mereka untuk terus mengikuti proses pembelajaran. Hal ini disampaikan oleh Veronika, tutor di SKB Kota Manado.


“Warga belajar di sini berasal dari berbagai kondisi. Ada yang sudah bekerja, ada yang terkendala secara ekonomi. Karena itu, kami harus bisa menarik perhatian mereka agar keinginan untuk belajar tetap ada,” terangnya 


Veronika juga mengungkapkan bahwa lingkungan belajar yang nyaman dinilai akan mampu menumbuhkan rasa percaya diri warga belajar serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan pembelajaran.


Dampak revitalisasi juga dirasakan dalam perubahan pandangan masyarakat terhadap SKB. Jika sebelumnya SKB dipersepsikan sebagai tempat belajar dengan fasilitas terbatas, kini citra tersebut berubah. Stefanie, salah seorang warga belajar, menyampaikan bahwa perubahan pada bangunan SKB membuat orang-orang mulai melirik satuan pendidikan nonformal tersebut.


“Dulu orang melihat SKB ini sebagai tempat belajar seadanya. Setelah direnovasi, banyak orang terpukau melihat SKB,” terangnya meyakini ke depan akan lebih banyak masyarakat berminat bersekolah di SKB Kota Manado.


Pelaksanaan revitalisasi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar melalui pelibatan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan. Salah seorang mandor konstruksi dalam proyek revitalisasi SKB Manado, Doffi, menjelaskan bahwa proses pengerjaan program revitalisasi tersebut selain membawa dampak baik bagi ekosistem sekolah juga memberikan kebaikan juga pada tukang yang terlibat dalam pekerjaan.


“Kami melakukan prosesnya revitalisasi bertahap sesuai perencanaan. Ada pembangunan ruang belajar, administrasi, toilet, dan perpustakaan. Program ini juga membantu menambah pendapatan bagi kami,” terangnya


Hal ini menunjukkan bahwa program Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga memberikan efek berganda bagi kesejahteraan masyarakat.


Pelaksanaan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SKB Kota Manado menjadi contoh bagaimana kebijakan nasional dapat berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Perbaikan sarana dan prasarana menghadirkan ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan membanggakan, sekaligus memperkuat peran SKB sebagai pusat layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang semakin baik, diharapkan mutu pembelajaran di SKB Kota Manado terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan warga belajar secara lebih optimal. (Esha/NA/AS)