Kemendikdasmen Sebut Peran Penting Sekolah dan Orang Tua dalam Pelaksanaan TKA

Kemendikdasmen Sebut Peran Penting Sekolah dan Orang Tua dalam Pelaksanaan TKA

Jakarta, 29 Agustus 2025 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) hingga 5 Oktober 2025. Pendaftaran TKA dapat diikuti oleh seluruh murid di Indonesia sebagai upaya dalam membangun ekosistem pendidikan yang adil, unggul, serta berkualitas.


“Sekolah hendaknya memberikan pendampingan, orang tua memberikan motivasi, dan media membantu menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat. Bersama TKA, kita sedang membangun generasi unggul yang siap bersaing untuk kemajuan Indonesia,” tutur Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, saat jumpa media di Jakarta, Kamis, (28/8). 




Untuk memfasilitasi murid agar mendapatkan pengalaman mengerjakan TKA, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kemendikdasmen, menyediakan fitur “Ayo Coba TKA” sebagai simulasi mengerjakan soal ujian. Fitur ini menyediakan berbagai jenis soal dan dapat digunakan secara masif oleh seluruh murid. “Ayo Coba TKA” dapat diakses secara gratis sebagai ruang bagi murid untuk berlatih mengerjakan soal-soal ujian. Perlu diingat pula soal TKA diambil dari pelajaran sehari-hari, sehingga murid tidak akan merasa terbebani,” ucap Toni. 


Sebagai upaya dalam membangun dan mewujudkan ekosistem pendidikan yang adil, transparan, dan berkualitas, BSKAP menggandeng seluruh pihak untuk bahu membahu dalam menyukseskan pelaksanaan TKA. Pemerintah daerah (Pemda) diharapkan turut memastikan ketersediaan infrastruktur sekolah dalam menunjang pengalaman TKA bagi murid. 


TKA Menunjang Kemampuan dan Keterampilan Berpikir Kritis Murid


TKA mendorong murid untuk menunjang kemampuan berpikir kritis dan terampil dalam memecahkan masalah. Melalui TKA, setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat, tanpa memandang asal sekolah, daerah, maupun latar belakang sosial.




“Kebijakan TKA hadir untuk menjawab kebutuhan dari masyarakat akan penilaian pemerintah yang terstandar dan bersifat individu. Ketika membandingkan antarwilayah secara terstandar, kita bisa melakukan refleksi terhadap kualitas dan mutu pendidikan kita,” ucap Toni. 


TKA bukan hanya menjadi salah satu pertimbangan seleksi masuk perguruan tinggi jalur prestasi, tetapi juga turut berfungsi sebagai alat validitas dan pemetaan kemampuan akademik nasional serta dapat digunakan oleh murid sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sekaligus pengajuan beasiswa.


Tahapan TKA Tahun 2025


TKA akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari tingkat SMA/K sederajat pada 1 s.d. 9 November 2025 mendatang. Pendaftaran TKA sudah dimulai sejak 24 Agustus 2025 lalu dan akan ditutup pada tanggal 5 Oktober 2025. Untuk seluruh Murid kelas 12 SMA/K sederajat.


“Kemendikdasmen mengimbau untuk mempersiapkan diri mengikuti simulasi daring, komunikasi dengan orang tua serta guru mengenai minat, potensi serta cita-citamu untuk menentukan mata pelajaran pilihan. Lakukan pendaftaran melalui operator satuan pendidikan. Ikuti TKA dengan semangat mengetahui capaian akademik secara berintegritas dan suka cita,” pesan Toni. 


Setiap murid yang mendaftar TKA akan mengikuti tes selama dua hari. Hari pertama untuk mata pelajaran wajib dan hari kedua untuk mata pelajaran pilihan. Usai mengikuti tes, siswa akan mendapatkan sertifikat hasil TKA yang akan diterbitkan oleh Kemendikdasmen dan berisi nilai yang diperoleh oleh masing-masing peserta didik. Sertifikat itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk seleksi masuk ke perguruan tinggi negeri jalur prestasi dan seleksi lainnya di perguruan tinggi dan dunia kerja.


Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 497/sipers/A6/VIII/2025


#PendidikanBermutuuntukSemua 

#KemendikdasmenRamah