Optimalkan Potensi, Raih Pekerjaan Pertama Lewat Program PKK
Mataram, Ditjen Vokasi PKPLK - Terbatasnya lapangan pekerjaan membutuhkan kesungguhan dari setiap individu untuk bisa berkarier. Salah satu caranya ialah dengan mengasah kompetensi melalui kursus. Itulah yang dipercaya peserta program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) di Lembaga Kursus P4M Mataram.
Zikriadi atau disapa Riadi menceritakan perjuangannya yang tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Hingga informasi di sosial media tentang program PKK, membuatnya tertarik untuk berjalan dunia hospitality. Tanpa pikir panjang, ia pun mengikuti kursus selama kurang lebih tiga bulan.
“Banyak hal yang bisa saya dapatkan dari kursus, yang paling utama adalah bisa cepat dapat kerja,” terang Riadi.
Menurut Riadi, kursus melalui program PKK memberikan peluang lebih besar untuk terjun ke industri. Hal ini dikarenakan materi pembelajaran disesuaikan sehingga lebih adaptif. Tak pernah memiliki keterampilan di bidang tersebut, Riadi tetap semangat belajar dari nol. Ia pun belajar mulai dari housekeeping, F&B, dan soft skills lainnya seperti bahasa Inggris dan komunikasi.
“Setelah lulus program PKK saya bekerja di Aston Lombok, sekarang Villa Gili Bali Beach, Gili Trawangan,” ungkap Riadi.
Tak hanya Riadi, Randa, peserta PKK 2025 pun mengungkapkan hal yang sama. Kemudahannya dalam memperoleh pekerjaan bisa dirasakan setelah kursus. Setelah lulus di bulan Oktober, ia mengikuti berbagai interview dan dalam waktu menunggu dua bulan, ia bisa mulai bekerja di bulan Desember 2025.
“Pertama kali kerja di Villa Ombak Gili Trawangan lalu saat ini bekerja di SUKU Hotel Lombok sebagai barista,” ujar Randa.
Randa bercerita bahwa baginya kursus adalah langkah awal untuk menapaki karier, khususnya di bidang perhotelan dan pariwisata yang ia senangi.
Randa menjelaskan, “Karena, selain teori, sistem belajar praktik yang banyak membuat saya bisa langsung mengasah skill di bidang tersebut sehingga setelah lulus saya siap untuk terjun ke industri perhotelan.” (Zia/NA/AS)