Rusak dan Terbengkalai Karena Kebakaran, SMK Islam Ruhama Kini Miliki Ruang Kelas Baru dari Revitalisasi

Rusak dan Terbengkalai Karena Kebakaran, SMK Islam Ruhama Kini Miliki Ruang Kelas Baru dari Revitalisasi

Tangerang, Ditjen Vokasi PKPLK - Setelah sempat rusak dan terbengkalai pasca-kebakaran tahun 2018 lalu, SMK Islam Ruhama, Kota Tangerang Selatan, Banten kini memiliki sejumlah ruang kelas baru berkat program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025. Dengan tambahan ruang kelas baru, program revitalisasi ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas daya tampung sekolah, tetapi juga citra sekolah dengan layanan pendidikan yang lebih baik. 




Selain mendapatkan empat bangunan ruang kelas baru, revitalisasi di SMK Islam Ruhama juga menyasar renovasi enam ruangan kelas lain, termasuk ruang guru. Kondisi ruangan tersebut sebelumnya sudah tidak layak, misalnya banyak kusen jendela dan rangka atap yang dimakan rayap dan bocor-bocor. Belum lagi dampak kebakaran yang terjadi hampir 10 tahun lalu membuat struktur bangunan lainnya ikut terdampak dan rentan ambruk. 


“Tahun 2018, sekolah kami kebakaran dan tiga ruangan kelas rusak parah, tapi kami belum bisa kami perbaiki. Bersyukur ada program revitalisasi. Kami bisa membangun kembali ruang kelas yang rusak terbakar dan ruang lain seperti ruang administrasi dan ruang guru,” kata Kepala SMK Islam Ruhama, Ratna Komalasari. 




SMK Islam Ruhama  merupakan salah satu dari 100 satuan pendidikan di wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang) serta Kota Serang yang telah selesai direvitalisasi. Peresmian revitalisasi sendiri dilakukan secara bersamaan pada Rabu (14 Januari 2026) di SD Islam Ruhama Labschool UHAMKA, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten yang meliputi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMK, Sekolah Khusus, hingga PKBM. Dari jumlah tersebut, 29 di antaranya merupakan satuan pendidikan yang ada di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, yang meliputi 22 SMK, 4 PKBM, dan 3 SLB, termasuk SKhN Kota Serang. 


Saat ini, ruang kelas baru hasil program revitalisasi di SMK Islam Ruhama tidak hanya difungsikan sebagai ruang kelas saja, tetapi juga digunakan sebagai laboratorium dan ruang produktif serta perpustakan. Sebelumnya perpustakaan di sini hanya memanfaatkan lorong sempit di salah satu sudut sekolah.  


“Setelah kebakaran, jumlah siswa kami menurun karena daya tampung terbatas. Padahal minat masyarakat ke sini cukup banyak. Tapi sekolah tidak bisa menerima karena ruang kelasnya terbatas," tambah Ratna . 




Oleh karena itulah, Ratna berharap program revitalisasi ini tidak hanya bisa meningkatkan daya tampung sekolah, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah karena telah memiliki sejumlah fasilitas yang memadai, baik ruang kelas yang nyaman, berpendingin udara dan mebeler kelas yang lebih modern serta  laboratorium praktik yang mendukung capaian pembelajaran lebih optimal. 


“Harapan kami sekolah semakin dipercaya oleh masyarakat, jumlah siswa meningkat dan pelayanan sekolah akan semakin baik," tambah Ratna. 


Sebagai informasi, proses pembangunan revitalisasi SMK Islam Ruhama dimulai sejak akhir Juli 2025 dan berakhir pada 9 Desember 2025. Total pekerja yang dilibatkan sekitar 40 tenaga kerja yang sebagian besar merupakan warga sekitar sekolah. (Nan/NA/AS)