Semakin Banyak Barista Profesional Lewat Pengimbasan Instruktur

Semakin Banyak Barista Profesional Lewat Pengimbasan Instruktur

Bandung Barat, Ditjen Vokasi PKPLK - Pengimbasan Magang Instruktur Kursus dan Pelatihan mewujudkan talenta-talenta barista profesional. Sebanyak 38 instruktur barista mengikuti program Pengimbasan Magang Instruktur Kursus dan Pelatihan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sugeng Satria Sejahtera, Kabupaten Bandung Barat, pada awal November 2025.


Kegiatan pengimbasan ini merupakan tindak lanjut dari Program Magang Instruktur yang diselenggarakan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).


Pemimpin LKP Sugeng Satria Sejahtera, Sugeng Pujiono, mengungkapkan syukur karena bisa menjadi tempat pengimbasan sehingga turut berperan dalam meningkatkan kualitas instruktur khususnya Instruktur Barista di Indonesia.


“Yang kami persiapkan adalah sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk mendukung suksesnya pelatihan dan memastikan semua kebutuhan peserta dan Instruktur terpenuhi selama pelaksanaan pengimbasan,” jelas Sugeng.


Dari Secangkir Kopi, untuk Semangat Vokasi


Instruktur yang mendapatkan kepercayaan untuk mengajarkan ulang adalah Ahmad Surya. Sudah berkecimpung belasan tahun di dunia perkopian, ia bisa meningkatkan keterampilannya dengan magang di Indonesia Coffee Academy (ICA). Di tahun ini, ia pun sangat antusias untuk mengimbaskan ilmu yang sudah ia dapatkan.


“Lewat magang instruktur saya bisa bertemu banyak pengajar dan orang orang hebat di industri kopi,” tutur Surya.


Surya pun menyampaikan bahwa perkembangan industri kopi sangat cepat, dan ia senang bisa membagikan perkembangan tersebut ke instruktur lainnya. Materi pengimbasan disesuaikan dengan kebutuhan industri yang sedang tren. Sebagai contoh, terdapat materi terkait beberapa tren penyeduhan kopi, seperti manual brew meliputi V60, rok presso, moka pot, vietnam drip dan french press serta teknik penyeduhan dengan mesin espresso meliputi espresso, ristretto, latte art, dan cappucino.


“Tentunya ada penyesuaian ajar. Semoga ini dapat menjadi bekal untuk para instruktur dalam mengajarkan peserta didik di LKP masing-masing,” harap Surya.


Di sisi lain, instruktur dari LKP Sangkuriang Maritim Hotel, Shilla Anastasia Salendu, sangat terbantu dengan adanya pengimbasan ini. Menurutnya, ini adalah langkah untuk meningkatkan kompetensi diri di bidang barista.


“Dulu tidak berkesempatan untuk ikut magang di ICA secara langsung, tetapi pengimbasan ini jadi cara saya untuk update ilmu dan semakin terlatih di dunia barista,” ungkap Shila. (Zia/NA/AS)