Tahun Baru, Ini 5 Langkah Guru SMK agar Lebih Inovatif di Semester Baru

Tahun Baru, Ini 5 Langkah Guru SMK agar Lebih Inovatif di Semester Baru

Malang, Ditjen Vokasi PKPLK - Guru merupakan ujung tombak pendidikan. Pembelajaran yang berdampak kepada murid/peserta didik tidak terlepas dari kompetensi guru dalam mengajar. Untuk itu, dalam menyambut semester genap dan tahun baru, para guru pun perlu semangat dalam mengajar.


Pengembang Teknologi Pendidikan (PTP) dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE), Sayamta, menyampaikan bahwa guru di era sekarang harus lebih adaptif dan inovatif. Berpengalaman di bidang metodologi pembelajaran, Sayamta memberikan beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh guru. 


  1. Kuasai Teknologi

Di era digital, teknologi menjadi peran penting dalam pembelajaran di sekolah. Saat ini teknologi pun menjadi ‘teman belajar’ murid. Tak hanya itu, dengan teknologi, guru menjadi lebih mudah dalam mengajar karena menawarkan beberapa kelebihan. Oleh karena itu, pelajari lah platform dan tools digital yang relevan, seperti learning management system (LMS), aplikasi desain grafis, dan juga pemanfaatan media sosial sebagai bahan ajar.


  1. Identifikasi Kebutuhan Murid

Hal penting yang perlu diperhatikan oleh guru juga adalah mengidentifikasi kebutuhan murid. Karena setiap murid berbeda-beda, kenali gaya belajar dan kebutuhan murid untuk menciptakan bahan ajar yang efektif. Contohnya adalah gunakan visual board untuk anak-anak yang cenderung memiliki kecerdasan visual.


  1. Buat Konten Interaktif

Tak dipungkiri, murid sangat menyukai konten pembelajaran yang interaktif. Hal ini dapat memicu semangat dan motivasi murid dalam belajar. Untuk itu, buatlah konten interaktif agar pembelajaran tidak membosankan. Contohnya adalah gunakan video, animasi, dan gim untuk membuat pembelajaran lebih menarik. Beberapa aplikasi yang dapat dicoba adalah AI Tools, Canva Air, NotebookLM, dan lain-lain.


  1. Kolaborasi dengan Muird

Dalam mengembangkan konten pembelajaran, tidak ada salahnya melibatkan murid untuk meningkatkan engagement. Terlebih di SMK yang baik praktik, cara ini menjadi suatu projek bersama yang dapat mengembangkan keterampilan murid. 


  1. Perbarui Konten Pembelajaran 

Pastikan bahan ajar selalu relevan terhadap perkembangan teknologi. Konten yang up-to-date pun akan lebih menarik bagi murid sehingga pembelajaran tidak berulang. Dengan mengutamakan kebaruan konten, murid pun akan lebih mudah menangkap materi.



Itulah 5 langkah sederhana yang bisa dikembangkan oleh guru untuk pembelajaran. Selain itu, guru SMK juga bisa memanfaatkan sumber daya online, seperti kursus online dan komunitas guru untuk meningkatkan kemampuan dalam membuat bahan ajar digital. (Zia/NA/AS)